Minggu, 26 Mei 2024

Memaafkan

 

Memaafkan

Oleh: Khadijah al Mujahidah

 

Ini tentang rasa

Perih, pedih, tak terkira

Entah mengapa, luka itu terus menganga

Tak tau kapan sembuhnya

 

Lelah dan letih begitu terasa

Seakan ingin ku tinggalkan semua

Pergi jauh meninggalkan semua asa

Menutup semua goresan duka

 

 

Ganjalan di hati tak kunjung sirna

Berdamailah wahai jiwa

Tak perlu kau simpan semua rasa

Karena ia hanya menambah luka

 

Wahai rasa….

Pergilah jauh dari bayang-bayang hidupku

Jangan kau ganggu suasana hatiku

Jangan kau rusak masa depanku

Jangan kau datang untuk menyusahhkanku

 

Wahai jiwa …

Tenangkanlah dirimu

Bersihkan hatimu

Jadikan Syariat sebagai pengingatmu

Bukan hawa nafsu yang mendominasimu

 

Bersabarlah dan belajar untuk mengikhlaskan

Memang ini rumit jika dibayangkan

Menghapus semua kenangan yang tak terlupakan

Sadarlah wahai jiwa, ini hanya bagian lika-liku kehidupan

 

Belajarlah menjadi hati yang selesai

Menjadi hati yang bening dan mudah memaafkan

Tak memperpanjang masalah agar segera usai

Membiarkan berarti menambah kepedihan

 

Bukankah Allah memiliki sifat Maha Memaafkan?

Meski sesorang berlinang dosa dan kemaksiatan

Pintu taubat selalu Allah berikan

Tak pernah memandang siapa saja yang datang

 

Jadilah hati yang bening dan Qalbun Salim

Laksana mutiara yang memancarkan sinarnya

Mudah memaafkan segala kesalahan  dan kezholiman

Karena ia adalah amalan hati yang berat di sisi-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan Pelajaran Kritik Matan Hadist

"Kritik Matan Menurut Ahli Hadis: Studi Teoretis dan Praktis" Penulis : Ibrahim bin Muhammad al-Sa'wi Pendahuluan            ...