Selasa, 16 April 2024

Ilmu Hadist, Ilmu Hadist Riwayah dan Dirayah


Kitab al-Qowaidul Asasiyah Fi Musthalah Hadits

Karya : Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki al-Hasani

 

Ilmu Hadist

Dimaksudkan  ilmu hadist terdiri atas 2 makna: 

1.   Ilmu hadist yang dimaksudkan berkaitan dengan naql(perpindahan/penukilan) dan periwayatan, apa-apa yang disandarkan kepada Rasulullah saw atau perpindahan apa yang disandarkan kepada para sahabat atau tabi’in. Dengan makna ini disebut Ilmu Hadist Riwayah

2.  Thoriqah (Metode) dan Manhaj (Sistematika) yang dijadikan sebagai rujukan dalam menilai ketersambungan hadist dari sisi kondisi perawi apakah dhobit dan adil dan dari sisi kondisi sanad apakah tersambung sanadnya atau terputus. Dengan makna ini disebut Ilmu Hadist Dirayah

 

Ilmu Hadist Riwayah

Ilmu yang membahas tentang pemindahan dan periwayatan segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Saw, baik  berupa sabda-sabda yang beliau ucapkan, atau perbuatan yang beliau lakukan, atau ketetapan-ketetapan beliau (terhadap apa yang diperbuat para sahabat di hadapan nabi, lalu beliau menyetujuinya), atau sifat- sifat nabi (yakni sifat akhlak nabi [khuluqiyah] & sifat penciptaan nabi [khalqiyah] ), sirohnya baik sebelum dan sesudah diutus. Atau apapun yang disandarkan kepada sahabat dan tabiin


»        Objek Ilmu Hadist Riwayah adalah diri Rasulullah saw dari sisi  sabda, perbuatan, taqrir beliau

» Manfaat mempelajarinya adalah memberikan perhatian penjagaan sunah Nabi Saw, mengetahuinya, mempelajarinya, dan menyebarkan diantara kaum muslimin. Sehingga sunnah nabi akan tetap lestari dan tidak hilang.

»   Peletak dasarnya adalah Muhammad bin Muslim bin Ubaidillah bin Abdillah bin Syihab az Zuhri (terkenal dengan Imam az-Zuhri atau Ibnu Syihab az-Zuhri). Wafat pada tahun 125 Hijriyah, pada masa kekhilafahan  Sayyidina Umar bin Abdul Aziz. Maksudnya beliau adalah orang yang pertama kali membukukan dan mengkodifikasinya, karena perintah Khalifah yang tertunjuki, Sayyidina Umar bin Abdul Aziz. Sesungguhnya, beliau menulis surat ke berbagai negeri. Dikatakan disana : “ Perhatikanlah oleh kalian, bila kalian mendapati hadist nabi Saw atau sunah-sunah beliau,  maka tulislah!  Karena aku khawatir sirnanya ilmu dan meninggalnya para ulama.

 

Ilmu Hadist Dirayah

Disebut juga Ushul Hadist, atau Ilmu Ushul Riwayah Hadits atau Ilmu Musthalah Hadits atau Musthalah  Ahli Atsar. Penamaan Ilmu Musthalah Hadits atau Musthalah  Ahli Atsar adalah nama yang paling masyhur dan gamblang. Nama itu menunjukkan makna yang dimaksud, tidak ada kesamaran dan sesuatu yang menjadikan salah paham.

Al Hafizh Ibnu Hajar menggunakan nama ini, beliau menamai risalah beliau yang terkenal itu dengan Nukhbatul Fikr Fi  Mustholah Ahlil Atsar. makna mustolah adalah sesuatu yang disepakati oleh ahli hadits dari kaidah dan ushul.

 

»    Definisi yang masyhur Ilmu Hadist Dirayah adalah ilmu tentang dasar-dasar yang dengannya diketahui kondisi sanad dan matan.

»       Penjelasan Definisi

Al-Qanun: yang dimaksud sesuatu yang mengikat bagian-bagian, baik berupa definisi atau kaidah

Sanad: Urutan perawi hadist yang menghantarkan kepada matan.

Matan: Perkataan terakhir sanad

Isnad : pemberitahuan (ikhbar) dari jalannya matan dan hikayatnya. Terkadang sanad dinamakan isnad, dan isnad dinamakan sanad, karena keduanya adalah sinomin.



Maka dari Musaddad dari Yahya hingga Abu Hurairah disebut dengan sanad. Sedangkan perkataan nabi Saw ما بين بيتي ومنبري ..... على حوضي    disebut matan.

 

»   Kondisi sanad dan matan : yakni kondisi sanad seperti tersambung atau terputus, ‘ali atau nazilnya, atau lainnya yang akan datang penjelasannya. dan yang di alami matan, seperti marfu’ atau mauquf, syad atau shohih.

»    Objek kajiannya : الراوي  orang yang meriwayatkan  dan   المرويyang diriwayatkannya, dari sisi diterima dan ditolak.

»      Faidah mempelajarinya: mengetahui apakah hadist tersebut diterima dan ditolak

»    Peletak dasarnya:  al-Qadi Abu Muhammad al-Hasan bin Abdurrahman yang terkenal dengan ar-Ramahurmuzi. Beliau adalah orang pertama yang menulis istilah fan ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan Pelajaran Kritik Matan Hadist

"Kritik Matan Menurut Ahli Hadis: Studi Teoretis dan Praktis" Penulis : Ibrahim bin Muhammad al-Sa'wi Pendahuluan            ...