Catatan Pelajaran ke-8 (Kamis, 7 Maret 2024)
Perbuatan-Perbuatan Nabi
Perbuatan صاحب الشريعة yakni Nabi SAW tidak lepas dari dua keadaan. Pertama, adakalanya ia berbentuk taqarrub dan taat kepada Allah. Kedua, adakalanya tidak berbentuk taqarrub dan ketaatan. Jika ia bentuk taqarrub dan taat maka, jika terdapat dalil yang menunjukkan kekhususan untuk beliau, dibawalah ia atas kekhususan itu seperti Nabi menikah melebihi empat orang wanita.
Taqrir nabi terhadap ucapan seseorang adalah seperti ucapan shoohibus syari'ah itu sendiri. Dan ikrarnya terhadap perbuatan seseorang adalah seperti perbuatan nabi sendiri. Hal itu karena beliau terpelihara daripada melakukan ikrar terhadap seseorang atas perkara yang munkar. .Contohnya adalah ikrar Nabi SAW terhadap Abu Bakar atas perbuatannya yang memberikan salab, yakni pakaian, kuda, senjata dan lain-lain dari orang yang terbunuh kepada pembunuhnya. Begitu juga dengan taqrir beliau kepada Khalid bin Walid atas (perbuatanya) memakan binatang الضب(kadal gurun). Riwayat tentang dua hal ini telah disepakati oleh Bukhari dan Muslim.
Apa
saja yang diperbuat pada masa Nabi SAW pada selain majlisnya dan nabi
mengetahuinya namun tidak mengingkarinya, maka hukumnya seperti hukum sesuatu
yang diperbuat pada majlisnya. Contohnya adalah Pengetahuan Nabi tentang Abu
Bakar ra. dimana beliau tidak akan makan di waktu marah, kemudian beliau pun
makan ketika melihat bahwa makan itu lebih baik baginya. Hal ini dikutip dari
hadits Muslim bab Ath'imah (tentang makanan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar